Terdapat beberapa pengertian Tidur Menurut Para Ahli. Tidur didefinisikan sebagai suatu keadaan bawah sadar dimana seseorang masih dapat dibangunkan dengan pemberian rangsang sensorik atau dengan rangsang lainnya (Guyton & Hall, 1997). Menurut Potter & Perry (2005), Tidur merupakan proses fisiologis yang bersiklus bergantian dengan periode yang lebih lama dari keterjagaan. Tidur merupakan kondisi tiak sadar dimana induvidu dapat dibangunkan oleh stimulasi atau sensoriyang sesuai (Guyton dalam Aziz Alimul H) atau juga dapat dikatakan sebagai keadaan tidak sadarkan diri yang relatif, bukan hanya keadaan penuh ketenangan tanpa kegiatan, tetapi lebih merupakan suatu urutan siklus yang berulang, dengan ciri adanya aktifitas yang minim, memiliki kesadaran yang bervariasi terhadap perubahan fisiologis dan terjadi penurunan respon terhadap rangsangan dari luar.
Tidur terdiri dari 5 tahap, yaitu 4 fase awal yang merupakan tidur NREM (Non-REM) dan 1 fase akhir yaitu tidur REM. NREM adalah tahap tidur yang tenang. Berikut adalah tahapan-tahapan tidur.
Tahap ke satu :
Merupakan tidur ringan, dimana kita dapat dengan mudah terbangun.Berlangsung dalam waktu yang singkat sekitar 5 menit. Selama tahap ini kita akan merasa mengantuk dan mulai kehilangan kontrol atas otot dan gerakan mata lambat. Hal lain yang terjadi pada tahap ini adalah ‘myoclonial hypnic’ atau kontraksi tiba-tiba atau menyentaknya otot-otot, biasanya orang-orang merasakan sensasi seperti terjatuh.
Tahap ke dua :
Periode ini menempati hampir setengah dari waktu tidur, sekitar 10-30 menit.Pada tahap ini mata akan berhenti bergerak, gelombang otak lambat, suhu tubuh menurun, dan detak jantung melambat, mungkin ada pergerakan mata cepat. Seseorang agak susah terbangun di tahap ini.
Tahap ke tiga dan empat :
Kedua tahap ini merupakan tahap paling dalam dari tidur NREM. Sangat sulit untuk terbangun pada tahap ini, kita benar benar tertidur dan jika terbangun kita akan mengalami disorientasi serta membutuhkan penyesuaian beberapa menit. Pada bagian terdalam, aktifitas otak sangat lambat, dan aliran darah lebih banyak diarahkan ke otot, mengisi energi fisik tubuh. Pada tahap inilah tubuh akan meregenerasi dan memperbaiki sel-sel tubuh serta memperkuat sistem imun tubuh.
Tahap ke lima :
Merupakan fase tidur atau fase REM. Biasanya terjadi pada 70-90 menit kita tertidur. Fase ini merupakan fase yang lebih dalam daripada fase NREM. Biasanya mata bergerak-gerak di fase ini dan menyebabkan fase ini disebut ‘rapid eye movement’. Selain itu napas menjadi lebih tidak teratur, aktifitas otak dan ritme detak jantung juga meningkat. Umumnya mimpi terjadi pada tahap ini. Di tahap ini otak memerintahkan otot-otot tubuh untuk menjadi ‘lumpuh’ khususnya kaki dan tangan sehingga ketika kita bermimpi tubuh tidak ikut bergerak.
ternyata tidur juga ada tahapan-tahapannya ya gan, baru tahu aku.
ReplyDeletetidur ada tahapannya ya ternyata :D
ReplyDeleteKlo mendengkur atau ngorok masuk tahap brp bro? Baru tau gw klo tidur ada tahapanny gni.. Nice share..
ReplyDeleteBaca artikelnya kayak lagi dihipnotis :D
ReplyDeletebaru tahu
ReplyDeleteBegitu rupanya tahapan tidur. Semoga makin tidur Lena.
ReplyDeletePost a Comment